Mengenal Taufik Hidayat, Legenda Hidup Bulu Tangkis Indonesia

gambar tersebut menyebutkan tentang profil taufik hidayat gambar tersebut menyebutkan tentang profil taufik hidayat

Mengenal Taufik Hidayat, Legenda Hidup Bulu Tangkis Indonesia

Bagi yang suka dengan olahraga bulu tangkis, pasti tidak asing lagi dengan nama Taufik Hidayat. Bahkan bagi kalian yang kurang mengikuti dunia bulu tangkis, rasanya mustahil untuk tidak mengenal seorang Taufik Hidayat.

Benar, nama Taufik Hidayat memang sangat populer di Indonesia atau bahkan mancanegara. Taufik ialah legenda hidup bulu tangkis Indonesia yang sudah berhasil menyabet berbagai macam gelar, baik nasional maupun internasional.

Popularitasnya mencapai puncak di era awal 2000-an, dimana seorang Taufik berhasil menjuarai berbagai macam kompetisi. Pada tahun 2013, sang Raja Backhand, julukan Taufik Hidayat, sudah resmi gantung raket dari dunia bulu tangkis professional.

Tentu akan menarik membahas bagaimana perjalanan hidup dari seorang legenda seperti Taufik Hidayat. Simak ulasan singkat dibawah ini, karena kami akan membahas tentang perjalanan hidup serta prestasi yang berhasil didapatkan oleh sang Raja BackhandSmash.

Perjalanan Hidup Seorang Taufik Hidayat

Taufik adalah seorang atlet bulu tangkis kelahiran Bandung, Jawa Barat. Memiliki ibu bernama Enok Dartilah dan ayah bernama Aris Haris, Taufik lahir pada tanggal 10 agustus tahun 1981.

Di umur 7 tahun, Taufik sudah diperkenalkan dengan dunia olahraga bulu tangkis. Bahkan di usia muda, Taufik sudah berhasil menorehkan prestasi yakni juara pada kejuaraan Piala Aqua di Solo, Jawa Tengah.

Karirnya diawali bersama klub Sangkuriang Graha Sarana atau SGS yang berlokasi di Bandung, klub yang dipimpin oleh Lutfi Hamid. Di klub SGS ini, Opik, sapaan akrab Taufik, dibimbing oleh Lie Sumirat.

Di masa kecilnya harus bolak-balik Pengalengan-Bandung demi mengikuti latihan di klub. Hal ini akhirnya membuat sekolahnya terganggu dan ketika beranjak SMP, Opik memutuskan untuk pindah ke Bandung.

Semasa SMA, Opik diberikan kelonggaran untuk berkompetisi di berbagai kejuaraan bulu tangkis. Bahkan Taufik Hidayat juga harus rela mengikuti ujian akhir SMA susulan di ruang perpustakaan karena kesibukannya di bidang olahraga bulu tangkis.

Atas bakat dan prestasinya, Taufik kemudian berhasil masuk ke Pelatnas Cipayung. Dari Pelatnas Cipayung inilah karir seorang Taufik Hidayat dimulai dan sekarang berhasil menjadi salah satu legenda hidup bulu tangkis Indonesia.

Meski terkenal karena prestasi, namun banyak juga permasalahan yang dialami oleh seorang Taufik Hidayat. Misalnya saja isu ketidaknyamanan lingkungan yang membuatnya ingin hengkang dari Pelatnas PBSI.

Prestasi Taufik Hidayat di Dunia Badminton Nasional dan Internasional

Berbicara prestasi, tentu Taufik Hidayat memiliki segudang medali atau piala atas namanya. Berikut adalah prestasi yang berhasil didapatkan oleh Taufik Hidayat di kancah nasional maupun internasional.

  • Indonesia Open

Di ajang Indonesia Open, Taufik berhasil mencatatkan namanya sebagai juara tunggal putra sebanyak 6 kali. Dalam kurun waktu 1999-2006, Taufik hanya absen juara di tahun 2001 dan 2005 saja.

  • Piala Thomas

Taufik Hidayat juga menorehkan prestasi di kejuaraan Piala Thomas. Sang Raja BackhandSmash berhasil menjuarai piala thomas pada tahun 2000, 2002, 2004 dan 2006.

  • Piala Sudirman

Piala Sudirman juga menjadi kompetisi atau kejuaraan yang sudah berhasil Taufik Hidayat menangkan. Bukan hanya satu kali, tercatat Taufik sudah menjuarainya sebanyak 4 kali yakni pada tahun 1999, 2001, 2003 dan 2005.

  • Olimpiade 2004

Prestasi paling bergengsi yang didapatkan sang Raja Backhand selama karirnya adalah menjuarai Olimpiade Athena tahun 2004. Taufik berhasil menjadi juara di kategori tunggal putra dan berhak mendapatkan medali emas.

Selain daftar diatas, Taufik juga berhasil menjuarai berbagai macam kejuraan lain. Sebut saja seperti Sea Games, Asian Games hingga berbagai kejuaraan terbuka di tingkat internasional.

Karir Taufik Hidayat di Kompetisi All England

Tidak bisa dipungkiri bahwa Taufik Hidayat merupakan seorang legenda hidup bulu tangkis Indonesia. Sayang, dari semua medali atau piala yang berhasil didapat, tidak ada satupun yang diperoleh dari kejuaraan All England.

Di kompetisi All England, prestasi terbaik yang diperoleh Taufik hanyalah sebagai runner up. Taufik berhasil menjadi runner up All England sebanyak dua kali yakni pada tahun 1999 yang merupakan debutnya serta tahun 2000.

Hingga gantung raket, Taufik belum mampu mempersembahkan gelar All England untuk Indonesia. Meski demikian, Taufik Hidayat tetaplah seorang legenda yang telah mengharumkan nama Indonesia di cabang olahraga bulu tangkis.