IHSG Rawan Terkoreksi, Saham UNVR sangkat ANTM Jadi Rekomendasi

IHSG Rawan Terkoreksi, Saham UNVR sangkat ANTM Jadi Rekomendasi IHSG Rawan Terkoreksi, Saham UNVR sangkat ANTM Jadi Rekomendasi

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi rawan pullback alias koreksi secara teknikal pada perdagangan Jumat (28/4) ini. Phintraco Sekuritas mengindikasikan potensi IHSG ala resisten 6.980 dan support antara 6.880.

Dalam risetnya dikatakan bantuan-bantuan bank akan merupakan pergerakan IHSG dalam kira-kira hari terakhir terindikasi overbought.

"Kondisi ini kapasitas memicu pullback dari IHSG hari ini," katanya dalam riset, Jumat (28/4).  

Akan tetapi sentimen medium bujur antara sektor perbankan masih benar, terutama jika FOMC The Fed memutuskan untuk menjaga kenaikan suku bunga acuan seagam 25 bps. 

Adapun rekomendasi penyangga-penyangganya yaitu PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT  Indofood CBP (ICBP), selanjutnya PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Sido Muncul Tbk (SIDO), selanjutnya PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Sementara itu, Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, level support IHSG diprediksi mau berada di 6.878, 6.828, 6.800 selanjutnya 6.765. Sedangkan level resistance berada di 7.006, 7.059 selanjutnya 7.128.

Support merupakan area harga saham tertentu adapun diyakini bagai titik tependek cukup satu durasi. Saat menyentuh support, harga populernya buat kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai bak titik terjangkung.Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup agam sampai-sampai laju kenaikan harga tertahan.

Ia pun merekomendasikan hold atau buy on weakness pada bantuan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bersama rentang harga 1.960-2.000. Lalu, trading buy pada bantuan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bersama rentang harga 9.400-9.500. 

Selain itu, Ivan merekomendasikan untuk hold atau trading buy pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan rentang harga 5.050-5.150. Selanjutnya, accumulative buy pada saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan rentang harga 4.400-4.500.

Investor pula direkomendasikan kalau hold atau buy on weakness pada saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) bersama rentang harga 670-690.